Bahas Pembiayaan Syariah di Bengkulu

Gubernur dan Muhammadiyah bahas pembiayaan syariah di Bengkulu

Gubernur dan Muhammadiyah bahas pembiayaan syariah di Bengkulu

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan pertemuan dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk membahas peluang kerja sama strategis dalam pengembangan pembiayaan syariah di Provinsi Bengkulu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem ekonomi berbasis syariah yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa kolaborasi dengan Muhammadiyah memiliki nilai strategis yang tinggi. Muhammadiyah di nilai memiliki pengalaman panjang, jaringan organisasi yang luas, serta rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat di tingkat nasional. Potensi tersebut di anggap sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pendekatan syariah.

Baca juga : Finlandia akan tetapkan syarat pendapatan

Gubernur berharap Muhammadiyah

Gubernur berharap Muhammadiyah dapat berperan sebagai mitra utama dalam pengembangan pembiayaan syariah, khususnya untuk mendukung lembaga pendidikan, fasilitas layanan kesehatan, serta sektor bisnis haji dan umrah yang dikelola oleh Muhammadiyah. Skema pembiayaan syariah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian lembaga-lembaga tersebut sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Selain itu, Helmi Hasan juga menyampaikan kondisi perbankan daerah yang saat ini di nilai berada dalam keadaan sehat dan stabil secara keuangan. Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmen kuat untuk membentuk Unit Usaha Syariah sebagai langkah awal dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Pembentukan unit ini di harapkan dapat menjadi fondasi penting bagi transformasi perbankan daerah menuju sistem yang lebih inklusif dan kompetitif.

Pertemuan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar mendorong penguatan serta restrukturisasi Bank Pembangunan Daerah Bengkulu agar mampu berkembang menjadi bank berbasis syariah yang berdaya saing. Transformasi tersebut di harapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kemaslahatan umat secara luas.

Di sisi lain, Gubernur Helmi Hasan menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor kunci keberhasilan perbankan dan ekonomi syariah. Menurutnya, pendidikan dan pelatihan khusus di bidang manajemen bisnis dan keuangan syariah sangat di perlukan untuk menyiapkan tenaga profesional yang kompeten. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, sistem perbankan syariah di Bengkulu di harapkan mampu tumbuh secara optimal dan berkelanjutan.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyambut positif tawaran kerja sama tersebut. Ia menyatakan bahwa Muhammadiyah akan melakukan pembahasan internal secara menyeluruh bersama pimpinan dan unsur terkait di lingkungan persyarikatan. Langkah ini di lakukan untuk merumuskan strategi kerja sama yang tepat dan sejalan dengan visi, misi, serta nilai-nilai Muhammadiyah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah, pengembangan pembiayaan syariah di Bengkulu di harapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kolaborasi ini juga di harapkan mampu menciptakan sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

Exit mobile version